Bumi dan Alam Semesta

Bumi tempat kita hidup saat ini merupakan salah satu anggota tata surya yang ada di jagad raya.

Gaya

Perhatikan harimau saat lari! Tuhan mengaruniakan otot-otot kaki yang gesit pada harimau. Otot-otot kaki tersebut memberi gaya sehingga harimau bergerak cepat.

Peredaran Darah Manusia

Pada proses pernapasan manusia dihasilkan oksigen, sedangkan pada proses pencernaan makanan dihasilkan sari-sari makanan.

Ciri Khusus Makhluk Hidup

Setiap makhluk hidup telah dibekali kemampuan beradaptasi oleh Tuhan.Kemampuan beradaptasi itu berguna untuk mempertahankan hidupnya.Cara beradaptasi setiap makhluk hidup berbeda-beda. Ada yang beradaptasi secara morfologis, Fisiologis, dan tingkah laku

Keseimbangan Ekosistem

Pernahkah terbayang oleh kamu, seperti apakah keadaan bumi pada masa lalu? Samakah dengan keadaan sekarang? Sejalan dengan perubahan waktu, lingkungan selalu mengalami perubahan.

Senin, 30 Juni 2014

Fasilitator BPTIKP DInas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah


Mengikuti TOT TIK bagi Guru Sekolah Dasar se Provinsi Jawa Tengah sabagai Fasilitator yang diselenggarakan oleh BPTIKP Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah

Kegiatan tersebut deselenggarakan mulai tanggal 19 Juni 2014 sampai 21 Juni 2014

Adapun materi dalam kegiatan tersebut adalah Sosialisasi Portal Kelas Maya yang diluncrkan Pustekom Kemdikbud.

Politik Luar Negeri Negara Republik Indonesia

Kehidupan negara itu mirip keluarga. Di sekitar rumah kita ada tetangga. Demikian pula  dengan Indonesia bertetangga dengan Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand,  Papua Nugini, Timor Leste, Australia, dan sebagainya. Negara-negara tadi adalah tetangga  dekat kita. Namun dalam hubungan internasional, negara-negara lain di dunia ini pada  hakikatnya adalah tetangga kita yang jauh. Lazimnya hidup bertetangga harus rukun dan  damai. Oleh karena itu harus ada etika hidup bertetangga. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dan beradab.
Dengan posisinya seperti  itu, bangsa Indonesia senantiasa melakukan kerja sama dengan negara lain dengan
mempertimbangkan tujuan nasional negara Indonesia sebagaimana tercantum dalam  Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Oleh karena  itu, Indonesia mempunyai strategi-strategi tertentu dalam membina hubungan kerja sama  dengan negara lain. Strategi tersebut lazim disebut dengan istilah politik luar negeri.

1.  Setiap negara mempunyai cara tertentu untuk mencapai tujuan nasionalnya.
Negara Indonesia pun mempunyai seperangkat cara yang digunakan dalam
melaksanakan hubungan dengan negara lain dengan tujuan tercapainya
tujuan nasional negara. Nah, cara-cara yang dilakukan oleh setiap negara
itu lazim disebut politik luar negeri. Politik luar negeri Indonesia berbeda
dengan politik luar negeri negara lain. Dengan kata lain, setiap negara pasti
mempunyai politik luar negeri yang sifatnya berbeda dengan negara lain.
2.  Corak  politik luar negeri Indonesia adalah bebas aktif. Bebas, artinya
Indonesia tidak memihak kepada kekuatan-kekuatan yang pada dasarnya
tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia sebagaimana dicerminkan
dalam Pancasila. Sedangkan Aktif artinya dalam menjalankan kebijakan luar
negerinya Indonesia tidak bersifat pasif reaktif atas kejadian  internasional,
tetapi melakukan komitmen secara aktif dalam memperjuangkan ketertiban
dan perdamaian dunia.
3.  Dalam merumuskan politik luar negerinya, Indonesia selalu memperhatikan
faktor-faktor berikut ini: posisi geografis; sejarah perjuangan bangsa; jumlah
penduduk; kekayaan alam; kekuatan militer; situasi internasional; kualitas
diplomasi; pemerintahan yang bersih; dan kepentingan nasional
4.  Tujuan dari politik luar negeri Indonesia, yaitu :
  a.  Pembentukan satu negara Republik Indonesia yang berbentuk negara
kesatuan dan negara kebangsaan yang demokratis.
  b.  Pembentukan satu masyarakat yang adil dan makmur secara material
ataupun spiritual dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  c.  Pembentukan satu Persahabatan yang baik antara Republik Indonesia
dan semua negara di dunia, terutama sekali dengan negara-negara
Afrika dan Asia atas dasar bekerjasama  membentuk satu dunia baru
yang bersih dari penjajahan dan penindasan menuju perdamaian  dunia
yang sempurna.
5.  Arah politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dan menitikberatkan pada
kepentingan nasional, solidaritas antarnegara berkembang, mendukung
perjuangan kemerdekaan bangsa-bangsa, menolak penjajahan dalam
segala bentuk, serta meningkatkan kemandirian bangsa dan kerjasama
internasional bagi kesejahteraan rakyat.
6.  Perwujudan atau pelaksanaan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif
dalam era global dapat kita lihat pada saat Indonesia menjadi anggota PBB;
ikut serta dalam pendirian ASEAN; menyelenggarakan Konferensi Asia
Afrika dan sebagainya

Kerja Sama Negara-negara di Kawasan Asia Tenggara

Negara Indonesia sebagai negara yang merdeka dan berdaulat, berhak mementukan nasibnya  sendiri. Kita menyadari bahwa bangsa dan negara tidak mungkin sanggup memenuhi semua  kebutuhan warganya. Oleh sebab itu kerjasama dengan bangsa lain mutlak diperlukan  dalam segala bidang dengan dilandasi oleh prinsip persamaan derajat sebagai bangsa yang  merdeka.
Negara Indonesia terletak di kawasan Asia Tenggara. Selain Indonesia, masih ada beberapa  negara yang menempati kawasan tersebut. Indonesia menganggap negara-negara tersebut  sebagai negara tetangga. Selayaknya dengan tetangga, negara kita menjalin hubungan yang  harmonis dengan negara-negara tersebut dalam bentuk kerjasama internasional.

1.  Kerja sama internasional adalah kegiatan atau usaha yang dilakukan
oleh dua negara atau lebih untuk mencapai tujuan bersama. Kerja sama
internasional dapat terwujud karena didorong oleh beberapa hal diantaranya
persamaan tujuan, adanya perasaan senasib sepenanggungan, kedekatan
wilayah dan adanya pengakuan persamaan derajat, hak dan kewajiban.
2.  Kerjasama yang dilakukan oleh negara-negara di kawasan Asia Tenggara
merupakan salah satu bentuk kerja sama internasional. Kerja sama tersebut
pada dasarnya didorong oleh kenyataan geografis yang menunjukkan letak
negara-negara tersebut saling berdekatan satu sama lain.
3.  Negara-negara yang terletak di kawasan Asia Tenggara, yaitu Indonesia,
Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos,
Kamboja, Myanmar, dan Timor Leste dan Papua Nugini.
4.  Kawasan asia Tenggara merupakan daerah yang strategis. Kawasan
ini merupakan kawasan yang ramai karena terletak di jalur lalu lintas
perdagangan internasional. Hal ini mengakibatkan sangat mudahnya
pengaruh asing masuk ke negara-negara yang berada di kawasann ini.
5.  Kerja sama yang dilakukan oleh negara-negara di kawasan Asia Tenggara
ditujukan untuk menciptakan kawasan Asia Tenggara yang maju dan kuat.
Oleh karena itu, berbagai bentuk hubungan kerja sama tengah dijalin oleh
negara-negara di Asia Tenggara. Kerja sama  antar negara-negara Asia
Tenggara pada umumnya meliputi kerjasama di bidang politik, ekonomi,
sosial dan budaya.
6.  ASEAN merupakan bentuk kerja sama multilateral negara-negara di
kawasan Asia Tenggara. Organisasi ini berdiri dalam upaya menggalang
kerjasama di bidang ekonomi, sosial dan budaya di kawasan Asia Tenggra.
7.  Indonesia merupakan salah satu negara merdeka di dunia yang terletak
di kawasan Asia Tenggara. Dengan posisinya seperti itu bangsa Indonesia
menyadari akan pentingnya untuk melakukan kerja sama dengan negara-
negara di kawasan Asia Tenggara serta negara-negara yang berada di
belahan dunia lainnya.
9.  Indonesia merupakan negara terbesar di Asia Tenggara dan memegang
peranan penting dalam hal menjaga perdamaian dan kemajuan di Asia
Tenggara. Peran aktif yang dilakukan oleh Indonesia sangat dirasakan
manfaatnya oleh negara-negara di kawasan Asia Tenggara khususnya dan
negara-negara di belahan dunia lainnya

Sistem Pemerintahan Negara Republik Indonesia

Pemerintah merupakan lembaga yang menyelenggarakan pemerintahan  negara. Setiap negara pasti memiliki suatu pemerintahan. Hal ini dikarenakan salah satu  syarat berdirinya suatu negara adalanya adanya pemerintahan yang berdaulat. Setiap negara mempunyai tujuan hidup yang diwujudkan melalui proses pembangunan.  Proses pembangunan di suatu negara dilakukan melalui suatu sistem penyelenggaraan  negara. Sistem tersebut salah satunya adalah sistem pemerintahan. Sistem pemerintahan  mempunyai tempat yang amat penting dalam keberadaan sebuah negara. Sistem  pemerintahan merupakan salah satu unsur tegaknya suatu negara. Sistem pemerintahan  mengarahkan negara dalam menyelesaikan setiap persoalan yang timbul dalam proses  penyelenggaraan negara.

1.  Salah satu ciri negara demokratis adalah terselenggaranya kegiatan
pemilihan umum yang bebas. Pemilihan umum merupakan sarana untuk
mewujudkan kehendak rakyat dalam hal memilih wakil-wakil mereka di
lembaga legislatif serta memilih pemegang kekuasaan eksekutif baik itu
presiden/wakil presiden.
2.  Tujuan pemilihan umum adalah: a) melaksanakan kedaulatan rakyat; b)
sebagai perwujudan hak asasi politik rakyat; c) untuk memilih wakil-wakil
rakyat yang duduk di lembaga legislatif serta memilih Presiden dan Wakil
Presiden; d) melaksanakan pergantian pemegang kekuasaan pemerintahan
secara aman, damai dan tertib; e) menjamin kesinambungan pembangunan
nasional
3.  Asas pemilihan umum yang berlaku di Indonesia adalah langsung, umum,
bebas, rahasia, jujur, dan adil.
4.  Indonesia telah melaksanakan 9 kali Pemilihan Umum, yaitu Pemilu
Pertama tahun 1955, kemudian Pemilu Masa Orde Baru: Tahun 1971,
1977, 1982, 1987, 1992, 1997,  Pemilu Masa Reformasi: Tahun 1999,
2004. Pemilu 2004 merupakan Pemilihan Presiden Secara Langsung.
5.  Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) merupakan sarana untuk memilih para
kepala daerah di tingkat provinsi atau tingkat kabupaten dan kota. Saat
ini pemilihan kepala daerah di Indonesia dilaksanakan secara langsung.
Artinya, para kepala daerah dipilih langsung oleh rakyat.
6.  Badan yang bertanggung jawab melaksanakan pemilihan umum adalah
kepada Komisi Pemilihan Umum. Sedangkan Badan yang bertanggung
jawab melaksanakan pemilihan kepada daerah adalah Komisi Pemilihan
Umum Daerah (KPUD).
7.  Lembaga-lembaga negara di negara kita dikelompokkan menjadi tiga.
Pertama, lembaga legislatif, yaitu lembaga negara yang berfungsi sebagai
pembentuk undang-undang. Lembaga negara yang termasuk kedalam
kelompok ini adalah MPR, DPR dan DPD. Kedua, lembaga eksekutif, yaitu
lembaga negara yang berfungsi sebagai lembaga yang melaksanakan
undang-undang. Lembaga negara yang termasuk kelompok ini adalah
Presiden. Ketiga, lembaga yudikatif, yaitu lembaga negara yang berfungsi
mengawasi pelaksanaan undang-undang serta memegang kekuasaan
kehakiman. Kekuasaan kehakiman adalah kekuasaan negara yang
merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum
dan keadilan. Lembaga negara yang termasuk kelompok ini adalah MA,
MK dan KY. Selain lembaga-lembaga yang termasuk kedalam ketiga
kelompok tadi, negara kita masih mempunyai lembaga yang bertugas
mengawasi keuangan negara. lembaga itu bernama BPK

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More